UPAYA Pemerintah Kecamatan Bengkong yang dipimpin oleh Camat Fairus Ramadhan Batubara, S.STP, M.Si untuk menata wilayah Bengkong lebih baik lagi, sedikit demi sedikit mulai nampak terlihat.

Salahsatu pekerjaan rumah yang selama ini mendapat sorotan tajam dari masyarakat umum adalah adanya para pedagang kaki lima disepanjang bahu jalan raya utama, yang terletak di wilayah Kelurahan Sadai tepatnya didepan kantor Camat Bengkong. Aktifitas para pedagang terutama pada sore hingga malam hari ini, tak ayal kerap menimbulkan kemacetan bagi pengguna kendaraan yang lalulalang dijalan tersebut.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk melakukan penertiban para pedagang tersebut, namun kerap tak membuahkan hasil. Akan tetapi seiring dengan perjalan waktu, setelah melakukan berbagai upaya, baik melalui edukasi dan pendekatan persuasif oleh Camat Bengkong, pada akhirnya para pedagang tersebut bisa ditertibkan dengan cara direlokasi (dipindahkan) ke lokasi yang lebih nyaman tanpa mengganggu kegiatan umum lainya.

Proses relokasi dan pemindahan para pedagang tersebut dilakukan pada Rabu (13/05) yang dipimpin langsung oleh Camat Bengkong.

“Pemindahan Lapak Pedagang atau Penjual di pinggir jalan depan Kantor Camat Bengkong ini, sebagai upaya penataan lingkungan dan arus lalu lintas serta penyesuaian standar protokol kesehatan Covid-19 yang saat ini lagi betul-betul ditegakan seiring dengan upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut, dimana kita atur tata tempat dan jarak antar jualan atau lapak pedagang, sehingga situasi lebih tertib, mudah2an pembelinya juga demikian” Camat Bengkong

Berdasarkan informasi yang GoWest Indonesia terima, Pedagang atau penjual yang dipindahkan tersebut, sesuai pendataan dari Tim Kecamatan Bengkong jumlah pedagang sebelum bulan ramadhan sebanyak 172 pedagang. Namun saat memasuki bulan ramadhan atau situasi Covid-19 ini, jumlah pedagang menurun sekitar 60 pedagang saja.

“Ya artinya 60 pedagang itu lah yang kita pindahkan dulu, walaupun kemungkinanya pasti ada pedagang yang muncul kembali.

Pantauan GoWest Indonesia dilapangan, Proses pemindahan lapak pedagang ini berjalan cukup lancar dan tertib. Dimana pemindahan ini melibatkan personel Satpol PP Kecamatan Bengkong 31 orang dan juga di dukung aparat dari Polsek Bengkong dan Koramil 01/BT.

Adapun lokasi baru untuk para pedagang ini berada di samping kiri kantor camat bengkong, berupa row jalan dengan lebar 8 meter dan panjang lebih kurang 250 meter. Untuk penempatan lokasi tersebut pihak Kecamatan Bengkong sudah dikonfirmasikan melalui RW setempat, dan sebagian warga setempat.

Dengan adanya pemindahan lokasi jualan bagi para pedang tersebut, menurut Pria yang pernah bertugas sebagai Lurah Sadai ini, berharap perlu menyadari bahwa pemindahan lapak penjual atau pedagang ini, tentunya memberikan wajah baru bagi kecamatan Bengkong, yang selama ini disamping bernilai ekonomis bagi pihak pedagang, namun juga bernilai negatif bagi mereka yang terganggu akan lingkungan, arus lalu lintas bahkan mengkhawatirkan di situasi Covid-19 saat ini, maka situasi baru ini merupakan situasi milik kita semua, khususnya Masyarakat Kecamatan Bengkong. Pemindahan ini hasil kerjasama, dukungan dari berbagai macam Pihak.

“Artinya keberhasilan ini adalah milik kita bersama. Mari kita jaga, mari kita komit dari seluruhnya. Serta tak lupa, semoga saudara saudara kita selaku pedagang atau penjual tetap laris berjualan di lokasi baru. Terimakasih untuk semua pihak yang telah turut serta terlibat untuk wilayah Bengkong yang lebih baik lagi.” Camat Bengkong

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up